Dalam buku ini tercatat kiprah pemuda-pemudi Indonesia dengan optimisme yang tidak pernah pudar. Mereka adalah Yaumil Masri (inisiator Sikola Pomore), Wiwik Subandiah (inisiator Pemuda Berkarya), Reny Septiani (inisiator Baju Kertasku), Haga Christian Ginting (inisiator Desa Mengglobal), Edi Fadhil (inisiator Gerakan Cet Langet Rumoh), serta Andi Irawan (inisiator Gerakan Mari Berbagi Sepeda)
buku ini mengisahkan tentang seorang anak Indonesai yang hidup hidup di pedalaman, yaitu anak Suku Sakai. Suku Sakai merupakan suku asli yang hidup di pedalaman hutan-hutan di Riau. mereka masih jauh dari kemodernan, bahkan belum dapat membaca dan menulis. Keinginan anak suku Sakai yang bernama Langai untuk bersekolah berawal dari perjalanannya ke sebuah desa permukiman suku Sakai lain, yakni s…
Dalam buku ini dipaparkan tentang rumah tradisional masyarakat Aceh. Bagi masyarakat Aceh, rumah tradisional bisa dianggap sebagai rumah adat sekaligus rumah khas, yang ditempati masyarakat Aceh sejak lampau. Namun, dalam masyarakat Aceh tidak dikenal istilah rumah adat, tetapi lebih dikenal dengan sebutan rumoh Aceh, yakni rumah tradisional Aceh.